Untuk
memahami perhitungan pH campuran asam dan basa, ingat kembali konsep MBS
(Mula-mula, Bereaksi, dan Sisa), yang telah dipelajari di stoikiometri!
Ketika suatu asam dicampurkan (direaksikan) dengan suatu basa, pH dari campuran tersebut dihitung berdasarkan sisa/komposisi pada keadaan setimbang. Campuran tersebut adakalanya menghasilkan sistem penyangga, maupun larutan garam. sangat ditentukan oleh komposisi yang dihasilkan pada keadaan setimbang. Penghitungan pH campuran asam basa dapat dipahami sebagai berikut:
- AK + BK, jika bereaksi sempurna dan hanya menghasilkan garam, pH = 7
- AK + BL, jika bereaksi sempurna maka yang dicari adalah pH hidrolisis Garam Asam (pH < 7)
- AK + BL, jika pada kesetimbangan didapatkan AK dan Garam, cari pH Asam Kuat dalam sistem menggunakan volume total (Volume AK + Volume BL, pH < 7)
- AK + BL, jika pada kesetimbangan didapatkan BL dan Garam, terbentuk sistem penyangga, cari pH penyangga basa (pH >7)
